BMKG NTT Audiensi dengan Wali Kota Kupang Bahas Penyelenggaraan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan dan Sekolah Lapang Gempa Bumi
Stageof Kupang | Posted on |
Kupang, 15 Juli 2026 — BMKG Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan audiensi dengan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, di Kantor Wali Kota Kupang pada Selasa (15/7/2026). Pertemuan ini bertujuan membahas rencana penyelenggaraan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) dan Sekolah Lapang Gempa Bumi (SLG) di Kota Kupang sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bahaya cuaca ekstrem dan gempa bumi.
Audiensi dihadiri oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, didampingi Kepala Bidang Perikanan, Kepala Bagian Perlengkapan, dan Kepala Bagian Protokol. Dari BMKG hadir Kepala UPT Stasiun Geofisika Kelas I Kupang, Arief Tyastama, S.Si., M.Si., Kepala UPT Stasiun Meteorologi El Tari, Sti Nenot’ek, S.Si., M.Si., Kepala UPT Stasiun Klimatologi NTT, Rahmatulloh Adji, S.P., serta Kepala UPT Stasiun Meteorologi Maritim Tenau, Yandri Anderudson Tungga, S.Tr.
Dalam pertemuan tersebut, BMKG memaparkan rencana pelaksanaan SLCN dan SLG yang akan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya nelayan dan para pemangku kepentingan di Kota Kupang, agar lebih memahami informasi cuaca, iklim, dan kebencanaan geofisika serta mampu meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi risiko bencana.
Selain memaparkan rencana kegiatan, BMKG juga menyampaikan permohonan dukungan Pemerintah Kota Kupang, khususnya dalam proses perizinan serta penyediaan fasilitas yang diperlukan guna mendukung kelancaran pelaksanaan kedua kegiatan tersebut. BMKG turut mengundang Wali Kota Kupang untuk hadir dan memberikan dukungan pada saat pelaksanaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan dan Sekolah Lapang Gempa Bumi.
Melalui sinergi antara BMKG dan Pemerintah Kota Kupang, diharapkan penyelenggaraan SLCN dan SLG dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan literasi kebencanaan, keselamatan masyarakat, dan ketangguhan Kota Kupang dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi maupun geofisika.



