Informasi Hasil Pengamatan Hilal Penentu Awal Zulhijah 1447 H Wilayah Kupang
Stageof Kupang | Posted on |
Stasiun Geofisika Kelas I Kupang bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan kegiatan rukyatul hilal penentu awal Zulhijah 1447 Hijriah pada Minggu (17/5/2026). Kegiatan pengamatan dilaksanakan di Gedung Layanan BMKG NTT, Kota Kupang, mulai pukul 15.30 hingga 17.49 WITA.
Pengamatan hilal dilakukan menggunakan teleskop dan perangkat pendukung astronomi BMKG. Berdasarkan data hisab, posisi hilal saat matahari terbenam berada pada ketinggian 3,63° dengan elongasi 9,45°. Namun, hilal tidak berhasil teramati karena ufuk barat tertutup awan tebal saat proses rukyat berlangsung.
Kegiatan rukyatul hilal turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Agama Kota dan Kabupaten Kupang, Pengadilan Agama, organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh agama, serta rekan-rekan media yang melakukan peliputan kegiatan.
Kegiatan diawali dengan sambutan Plh. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur, I Ketut Suji, yang menyampaikan bahwa kegiatan rukyatul hilal merupakan bentuk sinergi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan dalam mendukung penentuan waktu ibadah umat Islam. Selanjutnya, sambutan perwakilan BMKG disampaikan oleh Kepala Tata Usaha Stasiun Geofisika Kelas I Kupang, Burchardus Vilarius Pape Man, S.Si., yang menegaskan komitmen BMKG dalam mendukung kegiatan rukyatul hilal melalui penyediaan fasilitas dan dukungan teknis pengamatan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dan informasi mengenai rukyat hilal oleh Koordinator Geofisika Potensial, Tri U. Wibowo, S.E., M.Si., sebagai penguatan pemahaman teknis terkait proses pengamatan hilal.
Meski hilal tidak berhasil diamati akibat kondisi cuaca, hasil pengamatan ini tetap menjadi bagian dari laporan resmi yang akan diteruskan ke Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bahan sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 Hijriah bersama hasil rukyat dari berbagai wilayah di Indonesia.



